Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diprediksi bergerak mendatar atau sideways pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Pergerakan indeks hari ini tetap menarik dicermati di tengah aksi beli bersih oleh investor asing.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan pandangannya terkait arah pasar. Menurutnya, indeks masih memiliki rentang pergerakan yang terbatas.
“IHSG berpotensi bergerak sideways hari ini,” ujar Fanny dalam risetnya hari ini.
Pada penutupan perdagangan Selasa (21/4/2026), IHSG parkir di level 7.559,380. Angka ini turun 34,730 poin atau melemah 0,46% dibanding penutupan Senin (20/4/2026) di posisi 7.594,111.
Saat pembukaan perdagangan Selasa, indeks sempat berada di level 7.560,285. Meskipun ditutup melemah, pasar membukukan aksi beli bersih (net buy) oleh investor asing sekitar Rp243 miliar.
Sejumlah saham menjadi sasaran utama para pemodal luar negeri. Saham-saham tersebut meliputi EMAS, BNBR, INDY, BULL, hingga UNTR.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.450-7.500. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 7.570-7.600.
Fanny juga menyalurkan beberapa ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati investor. “Trading idea hari ini: BUMI, CUAN, BUVA, VKTR, MBMA, dan BRMS,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Area beli: Rp238 – Rp240
Cut loss: di bawah Rp236
Target dekat: Rp246 – Rp250
Area beli: Rp1.500 – Rp1.530
Cut loss: di bawah Rp1.480
Target dekat: Rp1.560 – Rp1.600
Area beli: Rp1.285 – Rp1.300
Cut loss: di bawah Rp1.270
Target dekat: Rp1.330 – Rp1.350
4. VKTR – Buy if Break Rp990
Target dekat: Rp1.005 – Rp1.030
Cut loss: di bawah Rp970
Area beli: Rp715 – Rp730
Cut loss: di bawah Rp715
Target dekat: Rp740 – Rp765
Cut loss: di bawah Rp890
Target dekat: Rp920 – Rp950
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
