Ringkasnya, pT Jasa Marga Tbk (JSMR) menggelar transaksi berupa pembelian saham milik PT Kopnatel Jaya di PT Translingkar Kita Jaya (TLKJ) selaku badan usaha jalan tol (BUJT) Cinere-Jagorawi alias Cijago.
Kopnatel adalah perusahaan kontraktor di bidang telekomunikasi yang menggenggam sebanyak 0,75% saham atau mencerminkan 560 lembar saham di TLKJ. Ia kemudian menawarkan kepemilikannya tersebut kepada Jasa Marga dengan harga Rp2.000.000 per lembar saham atau total nilai penawaran Rp1,12 miliar dan emiten BUMN itu mengeksekusi penawaran tersebut.
“Jasa Marga telah menjalankan pembelian atas saham yang ditawarkan tersebut dengan tunduk pada persetujuan-persetujuan yang diperlukan, tata kelola perusahaan yang baik (GCG) dan ketentuan lainnya yang berlaku,” tulis Sekretaris Perusahaan dan Chief Admnistration Officer Jasa Marga, Ari Wibowo dalam penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia dikutip, Sabtu (8/5/2026).
Dampak dari transaksi tersebut, kepemilikan Jasa Marga di TLKJ pun meningkat menadi 232.080 lembar saham atau mewakili 21,29%. Bukan hanya berpengaruh pada meningkatnya struktur kepemilikan atas TLKJ, Ari menyatakan, akuisisi tersebut juga berimbas pada pertumbuhan laba yang diatribusikan kepada Jasa Marga.
Ringkasnya, editor: Muawwan Daelami
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.

