PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) tidak akan mengurangi besaran dividen meski laba pada 2025 mengalami kontraksi. Langkah ini adalah komitmen perseroan dalam menyalurkan nilai tambah kepada pemegang saham.
Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini menuturkan, sepanjang 2025, pengembalian modal total (total shareholder return) menyentuh 35,7 persen dengan rincian dividend yield 7,3 persen serta kinerja saham yang meningkat 28,4 persen.
Untuk tahun berjalan, manajemen mengusulkan besaran dividen yang sama dengan tahun buku 2024 kepada Danantara. Saat itu, perseroan menetapkan dividen tunai sebesar Rp212,47 per saham.
"Dividen kami kalau di-approve (disetujui) oleh shareholder (pemegang saham) nanti ya, usulannya adalah supaya dividennya itu masih sama, at least (setidaknya) sama dengan tahun sebelumnya," katanya di Jakarta, Rabu (20/5/2026).
Untuk tahun buku 2024, Telkom menetapkan rasio pembayaran dividen (payout ratio) sebesar 89 persen. Dengan asumsi dividen per saham sama, maka payout ratio tahun buku 2025 menyentuh 118 persen yang artinya akan mengambil saldo laba tahun-tahun sebelum itu.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

