PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) membukukan pendapatan usaha Rp808,07 miliar pada semester I 2026. Hasil ini naik 10,3% dari Rp732,65 miliar pada semester I 2025.
Akan tetapi beban pokok pendapatan melonjak lebih tinggi dari pendapatan usaha, yaitu 19,44% dari Rp601,15 miliar menjadi Rp717,99 miliar. Akibatnya laba kotor WSBP turun 31,50% dari Rp131,50 miliar menjadi Rp90,07 miliar per Juni 2026.
Total beban usaha Perseroan mengalami pelemahan 2,38% dari Rp225,58 miliar berubah menjadi Rp220,22 miliar. Ini antara lain seiring penurunan beban umum dan administrasi sekitar 16% dari Rp191,85 miliar berubah menjadi Rp161,18 miliar.
Meski begitu, rugi sebelum pajak WSBP meningkat 44,49% dari Rp90,07 miliar per Juni 2025 berubah menjadi Rp130,14 miliar per Juni 2026. Rugi bersih periode berjalan Perseroan tercatat Rp285,59 miliar (Rp5,65 per saham) per Juni 2026, meningkat 20,6% dari Rp236,88 miliar (Rp3,46 per saham) per Juni 2025.
Sementara itu, total aset WSBP tercatat Rp2,91 triliun per 30 Juni 2026, turun 4,6% dari Rp3,05 triliun per 31 Desember 2025. Jumlah liabilitas meningkat 2,59% dari Rp5,02 triliun menjadi Rp5,15 triliun. Perseroan membukukan defisiensi ekuitas Rp2,24 triliun per 30 Juni 2026, meningkat 14,28% dari Rp1,96 triliun per 31 Desember 2025.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

