Di tengah reli tajam saham PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) dalam sepekan terakhir, investor kenamaan Lo Kheng Hong (LKH) ikut kecipratan untung.
Reli harga yang menyentuh puluhan persen itu membuat nilai investasi sang Warren Buffett Indonesia tersebut ikut terdongkrak, seiring posisinya yang tercatat sebagai pemegang saham terbesar kelima perseroan.
Berdasarkan data resmi perusahaan per 31 Maret 2026, Pak Lo, sapaan akrabnya, berada di urutan kelima dalam daftar 20 besar pemegang saham, dengan kepemilikan sebanyak 30,19 juta saham atau setara 0,3 persen.
Di pasar, saham BDMN kembali terangkat pada perdagangan Kamis (23/4/2026), memperpanjang reli lima hari beruntun di tengah respons manajemen terhadap rumor pasar, mulai dari isu akuisisi hingga wacana go private.
Hingga pukul 11.53 WIB, saham BDMN melambung 8,05 persen ke Rp4.160 per unit. Nilai transaksi menyentuh Rp366,3 miliar dan volume 81,30 juta saham, melampaui rata-rata 20-hari yang hanya 7,8 juta saham.
Catatan: aksi korporasi semacam ini perlu dilihat dampaknya terhadap laporan keuangan berikutnya — apakah menambah kontribusi pendapatan, atau justru menambah beban utang dan bunga.
