Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan berat pada perdagangan Rabu (3/6/2026).
Hingga penutupan sesi I, IHSG sempat mengalami pelemahan tajam 5,15 persen dan menembus level psikologis 6.000.
Indeks kemudian memangkas sebagian pelemahannya dan mengakhiri sesi dengan pelemahan 4,94 persen ke level 5.899,48, yang adalah posisi terendah dalam 13 bulan terakhir atau sejak April 2025.
Nilai transaksi tercatat menyentuh Rp14,86 triliun dengan volume perdagangan 23,51 miliar saham.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 752 saham terkoreksi, hanya 38 saham terangkat, dan 169 saham lainnya bergerak stagnan.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

