PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) menyatakan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau penerbitan hmetd masih berproses dan kini berada dalam tahap penelaahan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Sekretaris Perusahaan CBRE, Amanda Octania, menuturkan perseroan terus melanjutkan berbagai tahapan yang diperlukan dalam aksi korporasi tersebut sambil menunggu pernyataan efektif dari regulator.
"Rencana PMHMETD tetap berjalan dan berprogres. Kini dokumen masih dalam proses penelaahan oleh OJK dan kami terus berkoordinasi untuk memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku hingga diperolehnya pernyataan efektif," ujar Amanda dalam keterangannya, Selasa (2/6/2026).
Penerbitan hmetd tersebut adalah bagian dari upaya perseroan untuk memperkuat struktur permodalan secara bersamaan mendukung kebutuhan pengembangan usaha. Dana yang didapat nantinya direncanakan digunakan untuk modal kerja, pengembangan bisnis, serta mendukung sejumlah peluang proyek yang tengah dipersiapkan perusahaan.
Dalam aksi korporasi ini, CBRE berencana meluncurkan sebanyak-banyaknya 12,76 miliar saham baru dengan kisaran harga pelaksanaan Rp100 hingga Rp150 per saham. Dengan asumsi seluruh saham baru terserap, perseroan berpotensi menghimpun dana hingga sekitar Rp1,91 triliun.
Catatan: rights issue berpotensi mengakibatkan dilusi bagi pemegang saham lama yang tidak ikut serta. Perhatikan harga pelaksanaan dan rasio HMETD sebelum memutuskan.

