PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) baru-baru ini mengumumkan telah menandatangani Perjanjian Pinjaman yang berlaku efektif sejak 30 Juni 2026, yang mana perusahaan memberi pinjaman kepada PT Kaltara Power Indonesia (KPI) bernilai US$ 100,80 juta.
Ringkasnya, pinjaman yang termasuk transaksi afiliasi tersebut memiliki bunga dengan Term Secured Overnight Financing Rate (SOFR) ditambah persentase tertentu per tahun serta tanggal jatuh tempo pada 31 Desember 2033.
Pelaksanaan perjanjian pinjaman ini adalah salah satu strategi AADI guna mengembangkan bisnis perusahaan.
Ringkasnya, baca Juga: Chandra Daya Investasi (CDIA) Tambah Fasilitas Pinjaman US$ 12,25 Juta ke Aster
Ringkasnya, dalam melaksanakan strategi tersebut, AADI senantiasa memastikan pengkajian profil risiko, menerapkan diversifikasi investasi yang baik, serta melaksanakan pemantauan dan penyeimbangan portofolio investasi.
AADI juga berusaha untuk memaksimalkan potensi keuangan dan jaringan perusahaan yang pada akhirnya berpotensi menghasilkan tingkat pengembalian yang sehat bagi pemegang saham.
“Perjanjian Pinjaman ini bertujuan untuk menyalurkan dukungan terhadap kegiatan usaha KPI, termasuk di antaranya belanja modal untuk keperluan pengembangan proyek dan penggunaan lainnya,” ungkap Manajemen AADI dalam keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026).
Transaksi ini akan menyalurkan dukungan pengembangan bisnis yang lebih luas bagi KPI.
Dengan demikian, AADI berharap transaksi ini dapat menyalurkan nilai positif bagi kedua pihak, mendukung tujuan perusahaan sehubungan dengan pengembangan bisnis, dan memaksimalkan tingkat pengembalian dengan cara yang lebih efektif dan efisien.
Ringkasnya, baca Juga: Adaro Andalan Indonesia (AADI) Bersiap Bagi Dividen Tunai US$ 200 Juta
AADI menjalankan transaksi ini dengan KPI lantaran adanya penilaian bahwa langkah ini akan memenuhi kebutuhan pembiayaan usaha KPI secara efisien jika dibandingkan dengan pendanaan melalui pihak ketiga.
“Perusahaan telah memahami secara menyeluruh kondisi keuangan dan kebutuhan operasional KPI, alhasil dana pinjaman dapat digunakan secara tepat dan sesuai kajian,” pungkas Manajemen AADI.
Tinjau Berita dan Artikel yang lain di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

