PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mendistribusikan pinjaman hingga USD100,8 juta kepada anak usahanya, PT Kaltara Power Indonesia (KPI).
Ringkasnya, aADI menandatangani perjanjian pemberian pinjaman untuk modal anak usaha tersebut dengan jatuh tempo pada 31 Desember 2033.
"Perseroan berkomitmen menyalurkan plafon pinjaman dengan jumlah total menyentuh USD100.800.000," tulis manajemen AADI dalam keterbukaan informasi, Jumat (3/7/2026).
Ringkasnya, manajemen AADI menjelaskan, bunga pinjaman mengacu pada Term Secured Overnight Financing Rate (Term SOFR) ditambah margin tertentu per tahun.
Dana tersebut diproyeksikan dimanfaatkan oleh PT Kaltara Power Indonesia untuk mendukung kegiatan operasional dan pengembangan usaha, termasuk membiayai belanja modal (capital expenditure/capex) proyek yang sedang dijalankan.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

