PT Astra International Tbk (ASII) berencana menempuh jalur pemulihan kinerja yang lebih bertahap. Muncul target harga baru saham ASII.
“Kami memperkirakan pemulihan pada 2026 diproyeksikan berlangsung lebih bertahap, dengan permintaan otomotif, restart tambang Martabe, serta pemulihan volume Pamapersada sebagai faktor penentu utama,” tulis analis BRI Danareksa Sekuritas, Erindra Krisnawan dan Sabela Nur Amalina dalam risetnya, Selasa (12/5/2026).
Erindra menerangkan, setelah kinerja kuartal I-2026 di bawah ekspektasi, visibilitas jangka pendek masih terbatas di tengah ketidakpastian makro, permintaan otomotif yang lemah, serta ketidakpastian Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) – dokumen persetujuan operasional tahunan di sektor tambang – untuk PT United Tractors Tbk (UNTR), anak usaha ASII.
Berdasarkan pertemuan dengan manajemen Astra (ASII), berdasarkan dia, dijelaskan bahwa laba bersih kuartal I-2026 terdampak oleh beban satu kali (one-off charges) senilai Rp1,2 triliun di UNTR.
Ringkasnya, laba inti ASII juga masih di bawah tingkat normal akibat pelemahan permintaan otomotif – meski sebagian dipengaruhi faktor musiman – serta pelemahan volume Komatsu dan Pamapersada di UNTR.
Secara prospek, bisnis otomotif relatif stabil dengan model Veloz Hybrid menunjukkan respons awal yang baik. Volume di industri roda dua (sepeda motor) juga diestimasi masih stabil.
Di segmen jasa keuangan, kualitas aset masih terjaga. Ini didukung oleh ekosistem ASII serta pencadangan yang prudent.
Ringkasnya, “Prospek makro masih menantang, dengan potensi tekanan dari harga bahan baku, harga bahan bakar, serta volatilitas nilai tukar,” ungkap Erindra.
Ringkasnya, target Harga Baru Saham ASII
Ringkasnya, editor: Jauhari Mahardhika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

