PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengumumkan perubahan skema pembagian dividen interim tahun buku 2026. Perseroan secara resmi beralih ke skema pembagian dividen secara kuartalan untuk menyalurkan imbal hasil yang lebih berkala kepada para pemegang saham.
Corporate Secretary BCA, Rudy Budiardjo, menjelaskan pemegang saham akan menerima dividen interim tahap berikutnya pada pertengahan September 2026, yang disusul pembagian interim tahap berikutnya pada akhir tahun.
“Kami berencana membayar dividen interim secara kuartalan. Jadi kita diproyeksikan membayar tanggal 16 (September) untuk next-nya dan untuk di kuartal ke-4 kita diproyeksikan membagi di bulan Desember.
Itu rencana kami. Untuk finalnya diproyeksikan di bulan Maret tahun depan sesudah RUPS.
Bulan Maret tahun 2027. Itu perkiraan payment dividen untuk tahun 2026 dan yang diproyeksikan finalnya dipayar di tahun 2027,” ujar Rudy dalam Public Expose Live BCA, Rabu (9/9/2026).
Ringkasnya, mengenai besaran rasio pembayaran dividen (dividen payout ratio), Rudy menambahkan bahwa perseroan membuka peluang untuk terus menaikkan porsi dividen dengan mempertimbangkan kondisi keuangan dan pertumbuhan kinerja bank.
“Dividen payout ratio kita terakhir di 72 persen. Itu meningkat dari periode sebelum itu 68 persen. Untuk ke depannya tentunya kita akan mereview pada saat RUPS dan kita akan juga meningkatkan payout ratio lebih lanjut. Tapi tentunya akan melihat kondisi dan kinerja keuangan. Tetapi rencana kita akan meningkatkan payout ratio kami,” kata dia.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

