PT RMK Energy Tbk (RMKE) melunasi pokok Obligasi Berkelanjutan I RMKE Tahap I Tahun 2025 Seri A bernilai Rp116 miliar. Seperti dikutip dalam prospektus penawaran umum RMKE, obligasi seri A tersebut akan jatuh tempo pada tanggal 16 Juli 2026.
“Mulai tanggal 16 Juli 2026 maka efek sebagai berikut tidak tercatat dan tidak dapat diperdagangkan kembali melalui Bursa Efek Indonesia,” tulis Vera Florida, Kepada Divisi Penilaian Perusahaan I BEI dalam pengumuman tertulis, Rabu 15 Juli 2026.
Dokumen ini adalah dokumen resmi PT Bursa Efek Indonesia yang tidak memerlukan tandatangan karena dicatatkan secara elektronik oleh sistem pelaporan secara elektronik. PT Bursa Efek Indonesia bertanggung jawab penuh atas informasi yang tertera di dalam dokumen.
Seperti diketahui, Obligasi I RMKE Tahap I Tahun 2025 sebesar Rp500 miliar diterbitkan pada bulan Juli tahun 2025. Obligasi tersebut terdiri atas seri, A dengan jumlah pokok sebesar Rp101 miliar memiliki tenor 367 hari dan bunga tetap 7,25% per tahun, dan seri B bernilai Rp274 miliar dengan jangka waktu tiga tahun dan bunga tetap 8,75% per tahun.
Sisa dari Pokok Obligasi yang ditawarkan sebanyak Rp125 miliar diproyeksikan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort)
Bunga Obligasi dibayarkan setiap triwulan, di mana Bunga Obligasi pertama akan dibayarkan pada tanggal 9 Oktober2025. Sementara Bunga Obligasi terakhir secara bersamaan pelunasan Obligasi akan dibayarkan pada tanggal 16 Juli2026 untuk Obligasi Seri A dan 9 Juli2028 untuk Obligasi Seri B. Pelunasan masing-masing seri Obligasi akan dilakukan secara penuh (bullet payment) pada saat jatuh tempo.
Ringkasnya, bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi Obligasi I RMKE Tahap I Tahun 2025 adalah PT Sucor Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), dan PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, serta Bank KB Bukopin Tbk (BBNI) sebagai wali amanat obligasi.
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

