Meski dibuka terangkat di 6.366,485, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (21/5/2026) terus merosot hingga mendekati level 6.000. IHSG pada hari ini melorot kembali 223,559 poin atau jatuh bebas 3,54% ke 6.094,941, dari penutupan Rabu (20/5/2026) di level 6.318,500.
Seluruh indeks sektor ditutup terkoreksi antara 1,22% sampai dengan 6,91% pada hari ini. IDXENERGY mengalami penurunan terbesar yaitu 6,91%. Disusul IDXBASIC turun 6,53%, IDXCYCLIC turun 6,05%, dan IDXINFRA turun 5,58%.
IHSG hari ini sempat naik ke level tertinggi harian di 6.378,811 dan terendah di 6.080,954. Anjloknya IHSG hari ini dipicu oleh harga saham 663 emiten yang berakhir terkoreksi. Sementara hanya 88 emiten ditutup naik dan 69 saham emiten tidak mengalami perubahan harga pada Kamis (21/5/2026).
Sejumlah emiten yang harga sahamnya ditutup turun pada Kamis ini, antara lain, DSSA rontok 14,08% jadi Rp610 per saham. BREN turun 7,89% jadi Rp2.570, KEUNTUNGAN turun 9,32% jadi Rp535, dan TPIA melorot 14,66% ke harga Rp2.270 per saham.
Selain itu, harga saham BBCA mengalami pelemahan 0,42% jadi Rp5.950 per unit. BBRI mengalami pelemahan 0,66% jadi Rp3.020, ADRO mengalami pelemahan 0,90% jadi Rp2.210, BMRI mengalami pelemahan 1,42% jadi Rp4.170, BUMI mengalami pelemahan 5,20% jadi Rp164, UNVR mengalami pelemahan 2,51% jadi Rp1.750, TLKM mengalami pelemahan 3,23% jadi Rp3.000, ASII mengalami pelemahan 6,28% jadi Rp5.600, MDKA mengalami pelemahan 7,23% jadi Rp2.180, DEWA mengalami pelemahan 11,64% jadi Rp334, dan PTRO mengalami pelemahan 13,50% ke harga Rp3.460 per saham.
Sementara harga saham AMMN naik 2,36% jadi Rp3.040 per saham. TINS naik 2,29% jadi Rp3.130, HMSP naik 3,47% jadi Rp745, SOTS naik 25% jadi Rp875, BOBA naik 24,41% jadi Rp316, ENAK naik 23,85% jadi Rp322, dan APLI naik 15,25% ke harga Rp272 per saham.
Total volume perdagangan saham di BEI Kamis (21/5/2026) menyentuh 35,776 miliar lembar saham bernilai Rp18,492 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 2.145.783 kali. Nilai transaksi ini turun dibandingkan Rabu (20/5/2026) sebesar Rp22,358 triliun.
Adapun kapitalisasi pasar pada Kamis (21/5/2026) ini tercatat Rp10.576.828 triliun, mengalami pelemahan dari Rp10.987.526 triliun, Rabu (20/5/2026).
Sementara itu, mayoritas indeks bursa Asia pada Kamis (21/5/2026) ini ditutup bervariasi Indeks Nikkei 225 dan Straits Times ditutup naik masing-masing 3,14% dan 0,02%. Sementara indeks Hang Seng dan Shanghai turun masing-masing 1,03% dan 2,04%.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

