PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengumumkan informasi penting mengenai rencana perseroan untuk mengakumulasi kembali (pembelian kembali saham) saham perseroan. Kini, harga saham aplikator ojek online (ojol) tersebut dibanderol dengan harga gocap per lembar saham.
Harga saham tersebut dinilai manajemen GOTO tidak mencerminkan nilai fundamental perusahaan yang sesungguhnya. Karena itu, melalui aksi korporasi berupa pembelian kembali saham saham diharapkan dapat mendukung potensi pengembalian nilai yang lebih baik bagi pemegang saham.
Selain itu, pembelian kembali saham saham juga dimaksudkan agar GOTO semakin fleksibel dalam mengelola modal, termasuk optimalisasi struktur modal. Makanya, dana yang akan digunakan perseroan untuk mengakumulasi saham pun bersumber dari kas internal perusahaan. Bukan dana hasil IPO apalagi utang.
Ringkasnya, “Besarnya dana yang disisihkan oleh perseroan dalam rangka pembelian kembali saham sebagaimana dimaksud di atas adalah sebanyak-banyaknya Rp3,5 triliun,” ungkap manajemen GOTO dalam pengumuman resmi kepada BEI, Senin (11/5/2026).
Dana jumbo tersebut nantinya digunakan GOTO untuk mendanai banyak keperluan meliputi biaya transaksi, biaya pedagang perantara, dan biaya lainnya sehubungan dengan transaksi pembelian kembali saham saham.
Jumlah saham yang akan diborong diperkirakan tidak akan lebih dari 10% dari modal ditempatkan dan disetor, termasuk saham treasuri yang jumlahnya menyentuh 39.290.078.403 saham atau setara 3,30% per 30 April 2026.
Sementara, harga pembelian kembali saham saham akan mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam POJK 29/2023. Yang jelas, untuk memuluskan rencana pembelian kembali saham saham ini, GOTO akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan RUPS Luar Biasa (RUPSLB).
Sesuai jadwal, GOTO mengagendakan RUPST dan RUPSLB pada Kamis (18/6/2026). Apabila rencana pembelian kembali saham memperoleh persetujuan pemegang saham, periode pembelian kembali saham saham GOTO akan mulai berlangsung sejak 19 Juni 2026 dan berakhir pada 18 Juni 2027. “(Pembelian kembali saham saham) dihentikan setiap saat apabila dianggap perlu oleh manajemen perseroan,” tutup manajemen.
Ringkasnya, editor: Muawwan Daelami
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

