Dividend yield
5.00%
Kalkulator ini membantu menghitung dividend yield dari sebuah saham, yaitu persentase pendapatan dividen terhadap harga saham saat ini. Cocok untuk investor yang fokus pada pendapatan pasif.
Dividend yield
5.00%
Dividen / lot / tahun
Rp 25.000
Dividend yield menunjukkan seberapa besar return yang kamu dapat dari dividen dibanding harga beli saham. Semakin tinggi yield, semakin besar potensi pendapatan pasif. Tapi hati-hati: yield tinggi bisa jadi jebakan kalau perusahaan sedang bermasalah (dividend trap). Selalu cek juga fundamental perusahaan.
Saya mau cek apakah saham BBCA layak untuk investasi dividen. Harga BBCA sekarang Rp 8.500 per lembar dan dividen terakhir Rp 300 per lembar.
Data Input:
Hasil:
Yield 3.53% artinya setiap Rp 8.500 yang kamu investasikan di BBCA, kamu dapat dividen Rp 300 per tahun. Dibandingkan deposito (sekitar 3-4%), yield BBCA sudah cukup kompetitif โ plus ada potensi capital gain dari kenaikan harga saham.
Apa itu Dividend Yield?
Dividend Yield adalah rasio antara dividen per lembar saham dengan harga saham saat ini, dinyatakan dalam persen. Rumus: Yield = (Dividen per Lembar / Harga Saham) x 100%. Semakin tinggi yield, semakin besar pendapatan dividen relatif terhadap harga beli.
Apa itu Dividend Trap?
Dividend trap terjadi ketika yield terlihat tinggi tapi sebenarnya karena harga saham sudah jatuh drastis akibat masalah bisnis. Dividen mungkin besar tahun ini, tapi bisa dipotong atau dihilangkan tahun depan. Selalu cek: apakah laba konsisten? Apakah payout ratio wajar?
Kapan dividen dibagikan?
Di Indonesia, dividen biasanya dibagikan setelah RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham), umumnya antara Maret-Juli. Kamu harus memiliki saham sebelum tanggal cum date untuk berhak atas dividen. Setelah ex date, harga saham biasanya turun sebesar dividen yang dibagikan.
Berapa yield yang bagus?
Yield 3-6% umumnya dianggap bagus untuk saham Indonesia. Di atas 6% perlu diwaspadai apakah sustainable. Bandingkan juga dengan suku bunga deposito โ jika yield saham lebih tinggi dari deposito, itu sudah kompetitif (tapi ingat ada risiko harga saham turun).
Materi ini nyambung langsung ke cara pakai tool. Buka dulu biar angkanya lebih bermakna saat dipakai ambil keputusan.