Materi ini dibuat untuk pemula total. Mulai dari pengertian dasar sampai konsep yang paling sering dicari di Google.
Saham adalah bukti kepemilikan pada sebuah perusahaan. Saat kamu beli saham, kamu ikut memiliki sebagian kecil bisnis itu.
Obligasi adalah surat utang. Saat membeli obligasi, kamu meminjamkan uang ke penerbit dan menerima kupon sesuai ketentuan.
Reksadana adalah wadah investasi kolektif yang dikelola manajer investasi. Dana investor digabung lalu dikelola ke beberapa instrumen.
Deposito adalah simpanan berjangka di bank dengan bunga tetap dan tenor tertentu. Dananya tidak fleksibel dicairkan sebelum jatuh tempo.
Harga saham bergerak karena supply dan demand. Saat banyak orang ingin beli, harga naik. Saat banyak yang jual, harga turun.
Proses umumnya: buka akun sekuritas, setor dana ke RDN, pilih saham, lalu eksekusi beli lewat aplikasi broker.
Di Indonesia, 1 lot saham = 100 lembar saham. Jadi kalau beli 2 lot, kamu membeli 200 lembar.
Investor fokus pada pertumbuhan nilai aset jangka menengah-panjang berdasarkan kualitas bisnis dan valuasi.
Trader fokus memanfaatkan pergerakan harga jangka pendek-menengah. Keputusan biasanya berbasis setup teknikal dan momentum.
Trading dan investasi sama-sama valid, tapi beda gaya, beda durasi, dan beda pengelolaan risiko.
Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Tidak semua perusahaan selalu membagikan dividen.
Capital gain adalah keuntungan dari selisih harga beli dan harga jual saham. Jika harga jual lebih rendah, itu disebut capital loss.
IHSG adalah indeks utama pasar saham Indonesia yang menggambarkan pergerakan harga gabungan saham di Bursa Efek Indonesia.
LQ45 adalah indeks berisi 45 saham paling likuid di Bursa Efek Indonesia (BEI). Direview tiap 6 bulan oleh IDX (Februari & Agustus) berdasarkan likuiditas, kapitalisasi pasar, dan kondisi keuangan emiten.
IDX30 adalah indeks berisi 30 saham blue chip pilihan — subset dari LQ45 dengan likuiditas tertinggi, kapitalisasi pasar terbesar, dan fundamental terkuat. Biasanya dipakai sebagai benchmark institusi.
JII adalah indeks 30 saham syariah paling likuid di BEI. Konstituennya lolos screening DSN-MUI: bebas riba (bukan bank konvensional), bebas industri haram (alkohol, judi, rokok, dll.), dan rasio utang rendah. Menjadi rujukan utama investor syariah.