Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksikan terangkat pada perdagangan Senin (4/5/2026). IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 6.850 hingga 7.350.
Proyeksi tersebut disampaikan Retail Research & Investment Bahana Sekuritas, Dimas Wahyu Putra Pratama, CTA, dalam riset terbarunya. Ia menilai IHSG berpotensi mengalami pembalikan arah sesudah tekanan dalam beberapa hari terakhir.
“Secara teknikal, IHSG pada Senin, 4 Mei 2026 diperkirakan akan bergerak terangkat (rebound),” ujar Dimas, di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Ringkasnya, sejumlah sektor dinilai menarik untuk dicermati pelaku pasar, antara lain IDXTECH, IDXFIN, IDXNCYC, IDXPROP, IDXINFRA, IDXTRANS, IDXHEALTH, dan IDXINDUS.
Pada perdagangan Kamis (30/4/2026), IHSG ditutup turun 144,421 poin atau terkoreksi 2,03% ke level 6.956,804. Posisi ini turun dari penutupan Rabu (29/4/2026) di level 7.101,226, meski sempat dibuka terangkat di 7.103,256.
Pelemahan indeks dipicu oleh penurunan sejumlah saham berkapitalisasi besar. Saham BBRI turun 2,61%, BBCA terkoreksi 2,09%, BREN terkoreksi 5,71%, DSSA turun 6,10%, dan MEGA terjungkal 11,95%. Investor asing juga membukukan lepas bersih (net sell) sebesar Rp1,486 triliun.
Ringkasnya, untuk perdagangan pekan ini, Bahana Sekuritas merekomendasikan saham-saham berikut:
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Tidak dimaksudkan sebagai ajakan membeli atau melepas saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum berinvestasi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

