Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pekan ini berpotensi bergerak terkoreksi dalam rentang 6.900-7.022.
Pengamat Pasar Modal secara bersamaan Founder WH-Project William Hartanto menyatakan, sepanjang pekan lalu, IHSG melanjutkan pelemahannya secara drastis. Hal ini kemungkinan karena pelaku pasar yang masih wait and see dengan kejelasan MSCI di bulan Mei ini.
"Dan karena saham-saham HSC masih dalam fase didepak maka efek bobot mereka memang diproyeksikan menekan IHSG sampai urusan ini benar-benar selesai," ujarnya dalam risetnya, Senin (4/5/2026).
Seperti diketahui, IHSG ditutup terkoreksi sebesar 144,42 poin atau 2,03 persen menuju 6.956,80 pada perdagangan Kamis 30 April 2026. Selama sepekan berlangsung pelemahan sebesar 2,42 persen.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

