Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak fluktuatif dalam rentang 7.300-7.500 pada perdagangan Jumat (24/4/2026).
Berdasarkan riset Ajaib Sekuritas yang disusun oleh Ratih Mustikoningsih, volatilitas IHSG terutama dipicu oleh tekanan pada saham-saham blue chip, seiring derasnya arus keluar dana asing.
"IHSG hari ini diprediksi bervariasi dalam kisaran 7.300-7.500," tulis Ratih pada Jumat (24/4/2026).
Dari dalam negeri, sentimen negatif juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah yang dipicu kenaikan harga minyak mentah global. Kondisi ini turut mendorong keluarnya dana asing dari instrumen portofolio domestik.
Di sisi lain, kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI) yang menyesuaikan metodologi indeks utama seperti IDX30, LQ45, dan IDX80 juga menjadi perhatian pelaku pasar.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
