Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpeluang mengalami rebound teknis jangka pendek pada perdagangan Jumat (24/4/2026). Sebelum itu, indeks sempat terpuruk cukup dalam pada penutupan kemarin.
Fanny Suherman, CFP®, Head of Retail Research BNI Sekuritas, menyalurkan ulasannya mengenai arah pasar. Ia melihat ada celah untuk penguatan terbatas pada hari ini.
“IHSG berpotensi short term teknikal rebound hari ini ke 7.420,” ujar Fanny dalam risetnya, Jumat (24/4/2026).
Pada penutupan perdagangan Kamis (23/4/2026), IHSG amblas 163 poin atau merosot 2,16% ke level 7.378,61. Tekanan jual investor asing menjadi pemicu utama pelemahan ini. Total nilai jual bersih (net sell) asing menyentuh sekitar Rp1,36 triliun.
Kondisi pasar kian tertekan seiring nilai tukar Rupiah yang terjungkal ke level 17.278 per USD. Mata uang Garuda bahkan sempat mengenai posisi 17.302 per USD pada awal perdagangan kemarin.
Investor asing terpantau banyak melepas saham-saham blue chip. Beberapa di antaranya adalah BBRI, BMRI, ASII, BBCA, dan UNVR.
Sektor industri menjadi yang paling terpukul dengan pelemahan sebesar 3,41%. Posisi ini disusul oleh sektor teknologi yang terkoreksi 2,36%.
Fanny mengingatkan investor untuk tetap waspada. Menurutnya, pergerakan indeks masih dibayangi risiko koreksi jika gagal menembus level tertentu.
“Hati-hati jika gagal break level tersebut, masih potensi koreksi kembali mendekati level 7.200,” tuturnya.
Untuk perdagangan hari ini, BNI Sekuritas menetapkan rentang batas bawah (support) IHSG pada level 7.250-7.300. Sementara itu, titik hambat atau batas atas (resistance) diperkirakan berada di posisi 7.420-7.480.
Fanny juga menyalurkan enam ide perdagangan saham yang menarik untuk dicermati investor. “Trading idea hari ini: TLKM, PGEO, PTRO, BIPI, VKTR, dan SOCI,” imbuhnya.
Berikut rincian rekomendasi trading lengkapnya:
Cut loss: di bawah Rp2.820
Target dekat: Rp2.920 – Rp2.960
Area beli: Rp1.020 – Rp1.025
Cut loss: di bawah Rp1.000
Target dekat: Rp1.040 – Rp1.060
Area beli: Rp6.100 – Rp6.175
Cut loss: di bawah Rp6.000
Target dekat: Rp6.350 – Rp6.625
Area beli: Rp280 – Rp288
Cut loss: di bawah Rp278
Target dekat: Rp294 – Rp300
Area beli: Rp955 – Rp980
Cut loss: di bawah Rp950
Target dekat: Rp995 – Rp1.030
Area beli: Rp510 – Rp520
Cut loss: di bawah Rp500
Target dekat: Rp535 – Rp560
Disclaimer: Artikel ini disajikan sebagai informasi. Isinya tidak dimaksudkan untuk mengajak pembaca membeli atau melepas saham. Seluruh pandangan dan rekomendasi bersumber dari analis sekuritas. Setiap keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab investor. Lakukan riset secara mandiri sebelum menentukan pilihan investasi. (daiz)
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
