Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 3,06 persen ke 7.152 pada penutupan perdagangan sesi pertama, Jumat (24/4/2026).Di awal perdagangan, indeks saham dibuka merah ke level 7.378,07 hingga menyentuh titik terendah di 7.147,58.Pada perdagangan siang ini, 101 saham terangkat, 670 melemah, dan 188 lainnya stagnan. Transaksi perdagangan mengenai Rp13,22 triliun, dengan volume 27,14 miliar saham.Sementara itu, indeks LQ45 terjungkal 3,43 persen, indeks JII terkoreksi 3,16 persen, IDX30 melemah 2,75 persen, SRI-KEHATI turun 2,60 persen, dan ISSI terjungkal 2,84 persen.Seluruh sektor ikut terpuruk dengan penurunan tajam di sektor infrastruktur dan energi masing-masing 4,09 persen dan 3,60 persen.Sisanya sektor konsumer non siklikal, properti, transportasi, keuangan, bahan baku, kesehatan, dna industri jatuh dengan rata-rata 2 persen.Tiga saham yang memimpin top gainers antara lain PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) naik 24,46 persen, PT Berlina Tbk (BRNA) naik 24,41 persen, dan PT Pikko Land Development Tbk (RODA) naik 20,25 persen.Sementara top losersnya dihuni oleh PT Sekar Bumi Tbk (SKBM) turun 15 persen, PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) turun 14,93 persen, dan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun 14,69 persen.(DESI ANGRIANI)
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
