Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham sesi I, Jumat (24/4/2026) ditutup di posisi 7.152,853, merosot 225,752 poin atau terjungkal 3,06%. Penurunan ini dipicu oleh harga saham 642 emiten yang berakhir melemah, sementara sebanyak 90 saham ditutup naik dan 82 saham tidak mengalami perubahan harga pada sesi pertama, Jumat (24/4/2026).
Seluruh indeks sektor ditutup turun sekitar 1,60% sampai dengan 4,09%. IDXINFRA mengalami penurunan terbesar yaitu 4,09%. Disusul IDXENERGY turun 3,60%, IDXINDUST terpangkas 2,98% dan IDXCYCLIC turun 2,90%.
Harga sejumlah saham yang melemah di sesi pertama hari ini, di antaranya, ASII turun 0,40% jadi Rp6.300 per saham. TLKM turun 3,47% jadi Rp2.780, UNVR turun 4,48% jadi Rp1.600, dan BBCA merosot 5,45% ke harga Rp6.075 per saham.
Selain itu, harga saham BBRI turun 2,53% jadi Rp3.080 per saham. BUMI turun 2,61% jadi Rp224, BMRI turun 2,16% jadi Rp4.530, PTRO turun 8,10% jadi Rp5.675, ENRG turun 8,61% jadi Rp1.910, dan DEWA turun 4,47% jadi Rp492 per saham.
Sementara harga saham ESSA naik 0,54% jadi Rp930 per saham. BNBA naik 24,46% jadi Rp865, BRNA naik 24,41% jadi Rp790, RODA naik 20,25% jadi Rp95, DIVA naik 15,62% jadi Rp185, CTTH naik 13,85% jadi Rp148, dan DEPO naik 13,19% ke harga Rp326 per saham.
Sementara itu, total volume perdagangan saham di BEI pada sesi I, Jumat (24/4/2026) menyentuh 28.638 miliar lembar saham senilai Rp13,243 triliun dengan frekuansi transaksi sebanyak 1.661.114 kali.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
