Ringkasnya, indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (22/4/2026). Adapun pada perdagangan hari sebelum itu, indeks terkoreksi 0,46 persen ke 7.559 dan masih didominasi tekanan jual. "Kami memperkirakan, posisi IHSG kini sedang berada di akhir wave [iv] pada label hitam atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B pada label merah.
Hal tersebut berarti, IHSG rawan bergerak terkoreksi dengan area koreksi terdekat diestimasi menguji 7.245-7.447 sekaligus menutup beberapa area gap-nya. Meskipun terangkat, dalam jangka pendek kami perkirakan diproyeksikan menguji 7.580-7.601," tulis Riset MNC Sekuritas.
IHSG diestimasi berada pada support 7.488,7.351 dan esistance: 7.700,7.861. Berikut, saham-saham yan menaik dicermati: PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Buy on Weakness BRPT terangkat 7,48 persen ke Rp2.300 dan disertai dengan munculnya volume pembelian yang relatif tinggi.
Posisi BRPT diestimasi berada pada awal dari wave [v] dari wave 1. Buy on Weakness: Rp2.220 - Rp2.280 Target Price: Rp2.610, Rp2.770 Stoploss: below Rp2.170 PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) - Buy on Weakness CDIA terangkat 5,80 persen ke Rp1.185 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun mampu berada di atas MA60.
Ringkasnya, posisi CDIA kini dipekirakan berada pada pada bagian dari wave 4 dari wave (1). Buy on Weakness: Rp1.045 - Rp1.115 Target Price: Rp1.400, Rp1.510 Stoploss: below Rp895 Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek.
Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management masih berubah menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
