Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terangkat hampir 2 persen pada Selasa (2/7/2026), melanjutkan rebound 0,92 persen sehari sebelum itu, seiring pasar berusaha memulai Juli dengan positif setelah tertekan di 6 bulan pertama tahun berjalan.
Di balik penguatan indeks, investor masih mencermati sejumlah tekanan ekonomi domestik mulai dari kontraksi manufaktur, defisit neraca perdagangan, kenaikan inflasi, rupiah, serta pengumuman lembaga rating S&P serta indeks global MSCI dan FTSE.
Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 10.56 WIB, IHSG naik 1,80 persen ke level 5.797,46. Nilai transaksi menyentuh Rp5,37 triliun dan volume perdagangan 10,60 miliar saham.
Ringkasnya, sebanyak 429 saham menghijau, 192 merah, dan 338 sisanya stagnan.
Saham Grup Barito milik taipan Prajogo Pangestu berubah menjadi salah satu penopang utama indeks hingga siang ini.
Saham PT Barito Pacific Tbk (BRPT), misalnya, meroket 12,32 persen ke Rp1.550 per unit, diikuti PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang meningkat 5,36 persen dan PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) 4,76 persen, dan saham Barito lainnya.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

