Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan sesi I, Kamis (02/7/2026), dengan penguatan signifikan. Berdasarkan data RTI Business hingga pukul 12.00 WIB, IHSG naik 97,051 poin atau 1,70% ke level 5.792,167. Penguatan ini melanjutkan tren positif setelah IHSG ditutup terangkat pada perdagangan sehari sebelum itu.
Sepanjang sesi pagi, IHSG bergerak di kisaran 5.704,499 hingga mengenai level tertinggi 5.806,715. Indeks dibuka di level 5.709,842 dan mampu bertahan di zona hijau hingga jeda siang.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Nilai transaksi menyentuh Rp6,493 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 13,084 miliar saham dan frekuensi transaksi menyentuh 925.909 kali.
Sentimen positif juga tercermin dari dominasi saham yang terangkat. Sebanyak 438 saham ditutup naik, sementara 172 saham terkoreksi dan 166 saham bergerak stagnan.
Saham-saham yang terangkat di sesi pertama siang ini adalah BBCA naik 4,02% jadi Rp5.825 per unit. TLKM naik 1,64% jadi Rp2.480, ASII naik 0,65% jadi Rp4.630, UNVR naik 0,28% jadi Rp1.780, TPIA naik 5,65% jadi Rp1.775 per saham.
Selain itu, saham BNBR naik 17,78% jadi Rp106 per saham. BRPT naik 12,68% jadi Rp1.555, ANTM naik 6,13% jadi Rp2.770, DEWA naik 5,48% jadi Rp308, BRMS naik 5,04% jadi Rp500, PTRO naik 4,22% jadi Rp3.950, AMMN naik jadi Rp4,05% jadi Rp3.340, dan BBNI naik 3,87% jadi Rp3.220 per saham. Sementara harga saham RATU turun 0,45% jadi Rp5.525, dan DSSA turun 0,61% jadi Rp815 per unit.
Pelaku pasar memanfaatkan momentum rebound setelah tekanan yang berlangsung pada beberapa sesi sebelum itu. Optimisme terhadap pergerakan pasar domestik mendorong aksi akumulasi di sejumlah saham berkapitalisasi besar alhasil menopang penguatan indeks pada perdagangan sesi pertama.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

