Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona merah pada penutupan sesi I perdagangan Senin (20/4/2026). Indeks sempat bertahan di area positif sebelum akhirnya melemah 0,16 persen ke level 7.621.
Sebanyak 243,8 juta lot saham diperdagangkan hingga siang ini dengan nilai transaksi menyentuh Rp9,06 triliun.
Phintraco Sekuritas menilai, pergerakan IHSG yang volatil pada sesi pertama seiring meningkatnya ketidakpastian global seputar Selat Hormuz. Penutupan kembali jalur perdagangan di Timur Tengah itu mengangkat harga minyak ke atas USD90 per barel.
Secara teknikal, IHSG memiliki kecenderungan melemah dengan histogram MACD yang bergerak mendatar serta stochastic RSI yang berada di area jenuh beli (overbought).
"Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.600-7.700 pada perdagangan hari ini," katanya.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
