Patrick Rudolf Dannacher, Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) menambah porsi investasi dengan mengakumulasi sebanyak 308.200 lembar saham perusahaan tersebut. Transaksi dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) sebanyak lima kali pada tanggal 20 April 2026.
Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan yang disampaikan Manajemen Perseroan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa 21 April 2026, Patrick Rudolf Dannacher membeli saham CYBR pada kisaran harga Rp1.340-Rp1.360 per lembar. Alhasil dana yang digelontorkan Rp419 juta.
Disebutkan bahwa tujuan transaksi adalah menambah investasi sekaligus mempertahankan pengendalian terhadap saham emiten di bidang solusi keamanan informasi tersebut.
Setelah pembelian saham tersebut, kepemilikan Patrick Rudolf Dannacher terhadap saham CYBR naik ke 230.147.622 unit atau setara 3,427% saham, dari sebelum itu sebanyak 229.839.422 unit atau 3,423% saham.
Sepanjang tahun 2025, CYBR membukukan laba bersih Rp64,23 miliar, meroket 8.352% jika dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp759,93 juta. Reli laba Perseroan ditunjang oleh pendapatan bersih yang meningkat 62,13% menjadi Rp527,13 miliar pada 2025, dari Rp325,12 miliar pada 2024.
Pada perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Selasa 21 April 2026, saham CYBR tercatat turun sebesar 5,17% menjadi Rp1.285 per unit, dibanding sehari sebelum itu Rp1.355. Selama perdagangan sepekan di BEI, harga saham CYBR telah turun sebesar 3,21%, dari posisi Rp1.400 per saham menjadi Rp1.355 per saham. (konrad)
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.
