Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengungkap kinerja fundamental emiten di pasar modal Indonesia masih menunjukkan tren positif di tengah tekanan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Nyoman menerangkan, fundamental laporan keuangan emiten tercatat mengalami peningkatan. Bahkan, dari sisi laba bersih naik sebesar 21,5 persen
“Dan informasi yang dapat saya sampaikan adalah secara fundamental net income dan kemudian dari sisi net profit itu meningkat 21,5 persen,” ujarnya saat konferensi pers bersama Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, jajaran Danantara Indonesia, dan OJK saat menjalankan inspeksi mendadak ke gedung BEI, Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Dia menerangkan, kini terdapat 957 perusahaan tercatat di BEI. Mayoritas di antaranya telah tertib menyatakan laporan keuangan.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.

