PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalankan suspensi atau penghentian sementara terhadap satu saham, mulai sesi I perdagangan, Jumat (22/5/2026).
Ringkasnya, bEI mengungkap saham yang disuspensi pada hari ini adalah, saham PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU).
Adapun BEI mensuspensi satu saham tersebut lantaran berlangsung pergerakan harga saham kumulatif secara tidak wajar.
Ringkasnya, berdasarkan data Stockbit, saham INRU terpantau tidak bergerak atau stagnan dalam sebulan, dan sejak awal tahun (year to date/ytd).
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi, Yulianto Aji Sadono menuturkan bahwa tujuan dari kebijakan BEI ini adalah dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor.
“Penghentian sementara dilakukan untuk menyalurkan waktu kepada investor dalam mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada, untuk setiap pengambilan keputusan investasinya,” katanya dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (22/5/2026).
Ringkasnya, dia menjelaskan bahwa bagi pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan.
Ringkasnya, selain suspensi, BEI juga tercatat membuka gembok suspensi saham PT Citatah Tbk (CTTH).
Kemudian, Yulianto menjelaskan bahwa dengan dibukanya suspensi satu saham emiten tersebut, maka investor dapat kembali menjalankan transaksi mulai perdagangan sesi I, di pasar reguler dan pasar tunai, Jumat (22/5/2026).
Ringkasnya, editor: Erta Darwati
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: artikel ini merupakan rangkuman dari keterbukaan informasi. Selalu verifikasi angka dan tanggal dengan sumber resmi (IDX atau laporan keuangan perseroan) sebelum mengambil keputusan investasi.

