PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Mei 2026. Emiten menara telekomunikasi milik Grup Djarum ini bakal meminta restu pemegang saham untuk menjalankan ekspansi bisnis anak usahanya.
Direksi TOWR mengundang para pemegang saham untuk hadir dalam pertemuan tersebut pada Rabu, 20 Mei 2026. Acara akan berlangsung di Bali Room, Hotel Indonesia Kempinski Jakarta mulai pukul 14.00 WIB. Pemegang saham juga dapat mengikuti rapat secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI.
Agenda utama RUPSLB ini mencakup persetujuan perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan. Langkah tersebut bertujuan menyesuaikan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. Perusahaan wajib menjalankan penyesuaian ini paling lambat pada Juni 2026.
Selain itu, TOWR mengusulkan rencana penambahan kegiatan usaha pada dua perusahaan terkendalinya. Kedua entitas tersebut yakni PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) dan PT Iforte Solusi Infotek. Agenda ini mencakup pembahasan laporan studi kelayakan dari kantor jasa penilai independen.
“Direksi Perseroan dengan ini mengundang para Pemegang Saham Perseroan untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa,” tulis Monalisa Irawan, Sekretaris Perusahaan TOWR dalam keterbukaan informasi.
Pada hari yang sama, perseroan juga akan melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Terdapat enam agenda dalam RUPST tersebut. Salah satunya adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.
Pemegang saham juga akan membahas pemberian kuasa kepada Direksi untuk membayar dividen interim tahun buku 2026. Agenda lainnya meliputi persetujuan laporan tahunan, penunjukan akuntan publik, hingga penetapan gaji dan tunjangan bagi Dewan Komisaris serta Direksi.
Investor yang berhak hadir dalam rapat adalah mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada Senin, 20 April 2026. Untuk kehadiran fisik, perseroan membatasi kapasitas maksimal 200 orang. Pendaftaran fisik akan dilakukan dengan sistem first come first serve.
Perseroan menghimbau agar pemegang saham menyalurkan kuasa secara elektronik melalui aplikasi eASY.KSEI. Hal ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan rapat berjalan efisien sementara itu tetap memenuhi hak-hak pemegang saham. Perseroan tidak menyediakan bahan rapat dalam bentuk cetak atau hard copy.
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.
