Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun tajam 3,06 persen ke 7.152,85 hingga penutupan sesi I perdagangan Jumat (24/4/2026), sekaligus memperpanjang tren koreksi menjadi lima hari berturut-turut.
Tekanan datang dari aksi jual pada saham-saham konglomerat dan perbankan berkapitalisasi besar (big cap).
Sepanjang perdagangan hingga siang ini, nilai transaksi di bursa menyentuh Rp13,22 triliun dengan volume 27,14 miliar saham.
Mayoritas saham bergerak di zona merah, dengan 670 saham turun, 101 saham naik, dan 188 saham stagnan.
Dari kelompok konglomerat, tekanan terlihat pada saham-saham Grup Barito milik Prajogo Pangestu.
Catatan: pergerakan indeks mencerminkan sentimen pasar jangka pendek. Untuk trader, disiplin pada area support dan risk management tetap menjadi kunci. Untuk investor, pantau market breadth dan saham dengan likuiditas kuat sebelum mengambil posisi.
