Ringkasnya, manajemen PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) mengadakan earnings call bersama para analis pada Selasa (12/5/2026). Selain membeberkan laba, TLKM juga menyinggung soal dividen serta aksi pemisahan usaha (spin off) aset serat optik.
“Dalam earnings call, manajemen TLKM menuturkan bahwa pembagian dividen tahun buku 2025 setidaknya akan berada pada level yang sama dengan tahun buku 2024,” tulis Stockbit Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Rabu (13/5/2026).
Pembagian dividen tahun buku 2025 berpotensi berubah menjadi katalis untuk harga saham TLKM dalam jangka pendek. “Dengan mengasumsikan pembagian dividen per saham yang sama dengan tahun buku 2024 senilai Rp212/saham, maka itu mengindikasikan dividend yield sekitar 7,2% per Selasa (12/5),” ungkap Stockbit.
Telkom (TLKM) mencetak laba bersih Rp2 triliun pada kuartal IV-2025, mengalami pelemahan 57% yoy atau terpangkas 58% qoq. Dengan begitu, laba bersih TLKM selama 2025 berubah menjadi Rp17,8 triliun. Hasil ini di bawah ekspektasi, karena hanya setara 83% dari estimasi konsensus 2025.
Penurunan laba bersih TLKM pada kuartal IV-2025, terutama ditekan oleh kenaikan beban depresiasi dan amortisasi senilai 27% yoy atau 42% qoq akibat percepatan depresiasi, serta peningkatan beban personel senilai 22% yoy atau 16% qoq, seiring implementasi early retirement program.
Hal itu membuat laba usaha selama 2025 turun 15% yoy, menyusul penyusutan margin laba usaha menjadi 23,6% dibandingkan 2024 yang menyentuh 27,2%.
Ringkasnya, “Meski demikian, realisasi kinerja TLKM pada 2025 sesuai dengan guidance yang telah direvisi manajemen, dimana perseroan memperkirakan pendapatan sedikit terkontraksi dan margin EBITA sekitar 50%,” jelas Stockbit.
Manajemen TLKM telah menyalurkan guidance 2026, dengan target pertumbuhan pendapatan sekitar 1-3% yoy, normalized EBITDA margin >50%, serta capex to revenue ratio sekitar 17-19%.
Ringkasnya, “Dengan mempertimbangkan transformasi internal TLKM yang sedang berlangsung – seperti streamlining, proses value unlocking, dan transisi dari holding operating company ke strategic holding – kami menilai TLKM berpeluang untuk memenuhi guidance 2026,” sebut Stockbit.
Ringkasnya, pemisahan Usaha & Target Harga Saham
Ringkasnya, editor: Jauhari Mahardhika
Ringkasnya, follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
Ringkasnya, baca Berita Lainnya di Google News
Catatan: pastikan Anda mencatat tanggal cum-dividen dan recording date. Harga saham biasanya menyesuaikan (turun) pada ex-date sebesar nilai dividen. Selalu verifikasi tanggal pembayaran melalui keterbukaan informasi di IDX.

