F-Score menilai perusahaan berdasarkan 3 kategori besar, masing-masing berisi beberapa kriteria. Setiap kriteria yang terpenuhi mendapat skor 1, jika tidak terpenuhi mendapat skor 0.
A. Profitabilitas (4 poin)
1.
Net Income positif โ Laba bersih tahun ini lebih dari 0. Perusahaan yang untung lebih sehat dari yang rugi.
2.
ROA (Return on Assets) positif โ Laba bersih dibagi total aset > 0. Artinya perusahaan menghasilkan keuntungan dari asetnya. Baca di
Apa Itu ROA.
3.
Arus Kas Operasi (CFO) positif โ Cash flow dari operasional > 0. Ini menunjukkan perusahaan benar-benar menghasilkan uang tunai, bukan cuma laba di atas kertas.
4.
CFO > Net Income โ Arus kas operasi lebih besar dari laba bersih. Ini tanda kualitas laba yang bagus โ uang tunai yang masuk lebih besar dari laba yang dilaporkan.
B. Leverage & Likuiditas (3 poin)
5.
Rasio utang jangka panjang turun โ Utang jangka panjang / total aset tahun ini lebih rendah dari tahun lalu. Perusahaan mengurangi beban utangnya.
6.
Current Ratio naik โ Aset lancar / utang lancar tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu. Kemampuan bayar utang jangka pendek membaik.
7.
Tidak ada dilusi saham โ Jumlah saham beredar tidak bertambah (tidak ada rights issue atau penerbitan saham baru). Dilusi mengurangi porsi kepemilikan investor lama.
C. Efisiensi Operasional (2 poin)
8.
Gross Margin naik โ Margin kotor tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu. Perusahaan makin efisien dalam produksi atau punya pricing power lebih baik.
9.
Asset Turnover naik โ Pendapatan / total aset tahun ini lebih tinggi dari tahun lalu. Perusahaan makin produktif menggunakan asetnya untuk menghasilkan pendapatan.